RESENSI
1.Identitas Novel
·
Judul
Novel : Dilan 1990
·
Penulis : Pidi Baiq
·
KotaTerbit
: Bandung
·
Penerbit : Pastel Books
·
Cetakan : Pertama
·
Tahun
Terbit : 2014
·
Jmblah
Halaman : 348 halaman
·
ISBN :
978-602-7870-41-3
2.Sinopsis
Namaku Milea kisah ini dimulai sejak tahun 1990 di Bandung,
aku dan keluargaku harus
pindah
kesana karena ayah dipindah tugaskan di
bandung. Aku juga harus pindah sekolah
ke
bandung, di sini aku dipertemukan dengan seorang laki-laki yang setiap hariku penuh
dengan
ramalan darinya.
Siapa
sebenarnya leleki peramal yang dimaksut oleh milea? Apakah peramal itu orang
yang
Menaruh
hati terhadap milea? lanjut baca kisah selanjutnya .........
3.Analisis unsur intrinsik
·
Penokohan
-protagonis: Dilan dan Milea
-antagonis: Beni, Anhar, Susi, Suripto
-tritagonis: Andan, Iyan, Nandan, Bik asih, Kang hadi, Wati, Kepala
Seolah,
Bunda hara, Ibu milea,
Ayah Milea, Bu Eam, Ibu/Bapak Guru,
Adik Milea, Rani, Disa,
Siswa-siswi
·
Tema : Percintaan
·
Latar
-tempat :
Rumah milea(sewaktu dilan datang memberi surat kepada mile)
Rumah
dilan(saat mereka makan bersama)
Sekolah(saat
proses belajar mengajar berlangsung)
Kantin
sekolah(saat anhar brtengkar dengan mile)
Jalan(saat
dilan mengantar milea pulang)
Pasar(saat
dilan dan milea belanja bahan makanan bersama)
Lapangan
sekolah(saat dilan dan anhar bertengkar
Universitas
ITB(saat mile dan kang hadi melihat lihat ITB)
Wartel(saat
dilan menelpon milea)
-waktu: pagi(saat
upacara bersama
Siang(saat
dilan dan milea jalan-jalan bersam)
Malam(saat
dilan menelpon milea)
-suasana: senang(saat
dilan dan milea jadian)
Sedih(saat
anhar menampar mile
Menegangkan(saat
dilan mengikuti cerdas cermat)
Khawatir(saat
milea melanggar janjinya kepada dilan)
·
Alur:
mundur(karena
awal cerita milea menceritakan tentangkisah cintanya di
masa SMA)
·
Sudut
pandang
Sudut
pandang orang pertama(aku)
Sudut
pandang orang kedua(kamu)
Sudut
pandang orang ketiga(dilan, milea)
·
Amanat
Tidak
selamanya masalah itu diselsaikan dengan kekerasan, ada
baiknya
kita menghargai pasangan kita, dan juga mengajarkan kita
untuk
lebih nurut kepada orang yang lebih tua dari kita
·
Gaya
bahasa
Mengunakan
bahasa sehari- hari yang mudah dimengerti dan dipahami(lo,kamu)
4.Analisis Unsur Ekstrinsi
·
Nilai
budaya :saat dilan mengetuk pintu, dan memberi salam
·
Nilai
agama : assalamualaikum, walaikum salam
·
Nilai
pendidikan : sekolah, upacara bendera
·
Nilai
sosial : waktu bik Eem memijit kaki milea
·
Nilai
moral : milea yang bersikap sopan pada ibu dilan
5.Kelebihan novel
·
Novel ini mengingatkan kita indahnya di
masa SMA
·
Mengingatkan kita indahnya percintaan
zaman dulu
·
Mengajarkan kita untuk menghormati orang
yang lebih tua dari kita
·
Bahasa yang digunakan sederhana sehingga
kita terbawa suasana
·
Novel ini membawa kita ke dalam cerita
seolah-olah kita sebagai pemeran cerita
6.Kekurangan novel
·
Terdapat unsur kekerasan di dalam cerita
navol, sehingga tidak layak dibaca oleh anak dibawah umur 16 tahun
·
Pakaiyan yang digunakan terlalu moderen
·
Adanya sikap tidak hormat terhadap guru
yang lebih tua dari kita
7.Kesimpulan
Jadi
dapat kita simpulkan dari kekurangan dan kelebihan novel Dilan 1990 sudah layak
untuk dipublikasikan dan cocok dibaca atau ditonton akan usia 16 tahun ke atas. Novel ini juga memberi
pelajaran kepada kita bagaimana seharusnya sikap kita berpacaran dengan positif
juga menghargai pasangan kita, ceritanya juga tidak membingungkan kita karena
latar tempat yang digunakan hanya di beberapa tempat saja,dan novel ini banyak
digemari orang karena terdapat nuansa romantisna yang membawa kita ke dalam
cerita dan seolah –olah kita sebagai pemeran yang sesunguhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar