Rabu, 22 Agustus 2018


                                                               RESENSI

1.Identitas Novel                                                                                 
·         Judul Novel : Dilan 1990
·         Penulis         : Pidi Baiq
·         KotaTerbit : Bandung
·         Penerbit       : Pastel Books
·         Cetakan        : Pertama
·         Tahun Terbit : 2014
·         Jmblah Halaman : 348 halaman
·         ISBN              : 978-602-7870-41-3
2.Sinopsis
Namaku  Milea kisah ini dimulai sejak tahun 1990 di Bandung, aku dan keluargaku harus
pindah kesana karena ayah  dipindah tugaskan di bandung. Aku juga harus pindah sekolah
ke bandung, di sini aku dipertemukan dengan seorang laki-laki  yang setiap hariku penuh
dengan ramalan darinya.
Siapa sebenarnya leleki peramal yang dimaksut oleh milea? Apakah peramal itu orang yang
Menaruh hati terhadap milea? lanjut baca kisah selanjutnya .........




3.Analisis unsur intrinsik
·         Penokohan
-protagonis: Dilan dan Milea
-antagonis: Beni, Anhar, Susi, Suripto
-tritagonis: Andan, Iyan, Nandan, Bik asih, Kang hadi, Wati, Kepala Seolah,
Bunda hara, Ibu milea, Ayah Milea, Bu Eam, Ibu/Bapak Guru,
Adik Milea, Rani, Disa, Siswa-siswi

·         Tema  : Percintaan
·         Latar
-tempat : Rumah milea(sewaktu dilan datang memberi surat kepada mile)
Rumah dilan(saat mereka makan bersama)
Sekolah(saat proses belajar mengajar berlangsung)
Kantin sekolah(saat anhar brtengkar dengan mile)
Jalan(saat dilan mengantar milea pulang)
Pasar(saat dilan dan milea belanja bahan makanan bersama)
Lapangan sekolah(saat dilan dan anhar bertengkar
Universitas ITB(saat mile dan kang hadi melihat lihat ITB)
Wartel(saat dilan menelpon milea)


-waktu: pagi(saat upacara bersama
Siang(saat dilan dan milea jalan-jalan bersam)
Malam(saat dilan menelpon milea)
                -suasana: senang(saat dilan dan milea jadian)
Sedih(saat anhar menampar mile
Menegangkan(saat dilan mengikuti cerdas cermat)
Khawatir(saat milea melanggar janjinya kepada dilan)

·         Alur: mundur(karena awal cerita milea menceritakan tentangkisah cintanya di
masa SMA)

·         Sudut pandang
Sudut pandang orang pertama(aku)
Sudut pandang orang kedua(kamu)
Sudut pandang orang ketiga(dilan, milea)
·         Amanat
Tidak selamanya masalah itu diselsaikan dengan kekerasan, ada
baiknya kita menghargai pasangan kita, dan juga mengajarkan kita
untuk lebih nurut kepada orang yang lebih tua dari kita


·         Gaya bahasa
Mengunakan bahasa sehari- hari yang mudah dimengerti dan dipahami(lo,kamu)
4.Analisis Unsur Ekstrinsi
·         Nilai budaya :saat dilan mengetuk pintu, dan memberi salam
·         Nilai agama : assalamualaikum, walaikum salam
·         Nilai pendidikan : sekolah, upacara bendera
·         Nilai sosial : waktu bik Eem memijit kaki milea
·         Nilai moral : milea yang bersikap sopan pada ibu dilan
5.Kelebihan novel
·         Novel ini mengingatkan kita indahnya di masa SMA
·         Mengingatkan kita indahnya percintaan zaman dulu
·         Mengajarkan kita untuk menghormati orang yang lebih tua dari kita
·         Bahasa yang digunakan sederhana sehingga kita terbawa suasana
·         Novel ini membawa kita ke dalam cerita seolah-olah  kita sebagai pemeran cerita
6.Kekurangan novel
·         Terdapat unsur kekerasan di dalam cerita navol, sehingga tidak layak dibaca oleh anak dibawah umur 16 tahun
·         Pakaiyan yang digunakan terlalu moderen
·         Adanya sikap tidak hormat terhadap guru yang lebih tua dari kita
                                                                                   


7.Kesimpulan
Jadi dapat kita simpulkan dari kekurangan dan kelebihan novel Dilan 1990 sudah layak untuk dipublikasikan dan cocok dibaca atau ditonton akan usia 16  tahun ke atas. Novel ini juga memberi pelajaran kepada kita bagaimana seharusnya sikap kita berpacaran dengan positif juga menghargai pasangan kita, ceritanya juga tidak membingungkan kita karena latar tempat yang digunakan hanya di beberapa tempat saja,dan novel ini banyak digemari orang karena terdapat nuansa romantisna yang membawa kita ke dalam cerita dan seolah –olah kita sebagai pemeran yang sesunguhnya. 


Sabtu, 04 Agustus 2018

Pendidikan

Pengertian pendidikan

pendidikan adalah usaha dasar terencana untuk mewujutkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk mmemiliki kekuatan spiritual keagaamaan, pengendalian diri, keperibadaian, kecerdasan, aklak mulia, serta keteramapilan masyarakat, pengajaran keahlian kusus dan juga sesuata yang tidaka dapat di lihat tetapi lebih mendalam yaitu pemberian pengetahuan, pertimbangan dan kebijaksanaan. salah satau dasara utama pendidikan adalah untuk mengajar kebudayaan melewati generasai.